ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN LAYANG (Decapterus russelli) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) TERNATE

ARNIWATI, ARNIWATI (2021) ASPEK BIOLOGI REPRODUKSI IKAN LAYANG (Decapterus russelli) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) TERNATE. Sarjana thesis, Universitas Khairun.

[thumbnail of a. Cover Muka.pdf] Text
a. Cover Muka.pdf - Published Version

Download (16kB)
[thumbnail of c. Abstrak Inggris dan Indonesia.pdf] Text
c. Abstrak Inggris dan Indonesia.pdf - Published Version

Download (105kB)
[thumbnail of e. Bab I.pdf] Text
e. Bab I.pdf - Published Version

Download (161kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA MSP.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA MSP.pdf - Published Version

Download (48kB)

Abstract

kan layang merupakan salah satu potensi sumberdaya perikanan yang terdapat di laut Maluku Utara. Informasi sumberdaya ikan seperti aspek biologi reproduksi sangat diperlukan dalam upaya pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menentukan aspek biologi reproduksi mengenai (Pola Pertumbuhan, Faktor Kondisi, Nisbah Kelamin, Tingkat Kematangan Gonad, Indeks Kematangan Gonad, Fekunditas dan Diameter Telur) ikan layang (Decapterus russelli) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate. Pengambilan sampel ikan layang (Decapterus russelli) diperoleh dari hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Bastiong Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Jumlah total sampel ikan yang digunakan untuk penelitian berjumlah 400 ekor ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan pola pertumbuhan ikan layang (Decapterus russelli) jantan (3,43) dan betina (3,61) adalah pola pertumbuhan allometrik positif. Faktor kondisi ikan layang jantan diperoleh nilai K = 1,01 dan ikan betina diperoleh nilai K = 1,05, sehingga disimpulkan bahwa kondisi ikan layang jantan dan betina kurang pipih. Nilai rerata faktor kondisi berat relatif sebesar 100,75 untuk ikan jantan dan 104,86 untuk ikan betina. Nisbah kelamin berdasarkan uji Chi-square yaitu2  hit = 19,36 dan2  tabel = 3,84, dari hasil perhitungan Chi-square ternyata nilai2  hit lebih besar dari nilai2  tabel sehingga bisa disimpulkan nisbah kelamin ikan layang jantan terhadap betina tidak 1:1 atau tidak dalam keadaan seimbang. Hubungan tingkat kematangan gonad dengan panjang total tubuh ikan layang jantan diperoleh bahwa TKG I berada pada kisaran panjang total (155-190 mm), TKG II (200-239 mm), TKG III (240-255 mm), dan TKG IV (260-300 mm). Sedangkan pada ikan layang betina diperoleh bahwa TKG I berada pada kisaran panjang total (160-186 mm), TKG II (204-237 mm), TKG III (238-269 mm), dan TKG IV (240-305 mm). Fekunditas ikan layang yaitu (12.343-45.693 butir) pada kisaran panjang 238-305 mm. Diameter telur ikan layang pada TKG III dan TKG IV yaitu 0,109-0,153 mm dan 0,120-0,158 mm. Kata Kunci: Aspek Biologi, Ikan Layang, PPN Ternate, Reproduksi

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: V Naval Science > V Naval Science (General)
Divisions: Fakultas > Perikanan Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas > Perikanan Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas > Perikanan Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Yurni Naser
Date Deposited: 17 Mar 2023 01:15
Last Modified: 17 Mar 2023 01:15
URI: http://digilib.unkhair.ac.id/id/eprint/2993

Actions (login required)

View Item View Item