M Nasir, Anjasmara (2019) Efektivitas Pasal 275 ayat (1) Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan terkait pelanggaran penyalahgunaan fasilitas pejalan kaki di kota Ternate.”. Sarjana thesis, UNIVERSITAS KHAIRUN.
Text
CAFER.pdf - Published Version Download (112kB) |
|
Text
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (30kB) |
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (143kB) |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (34kB) |
Abstract
Beberapa faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya penyalahgunaan fasilitas pejalan kaki diantaranya adalah faktor ekonomi, faktor sarana fisik, faktor keuntungan. Permasalahan Penyalahgunaan fasilitas pejalan kaki disebabkan Tingginya kepadatan lalu lintas yang menimbulkan banyak pro dan kontra di masyarakat, baik dari segi ekonomi, sosial dan keamanan serta kenyamanan. Permasalahan tersebut muncul akibat dari kebijakan-kebijakan pemerintah di dalam membuat peraturan sistem transportasi dan sistem lalu lintas dalam tata ruang perkotaan. Karena didalam membuat kebijakan tata ruang suatu perkotaan seharusnya mengikutsertakan seluruh pihak yang terkait, baik pihak swasta, masyarakat dan pemerintah. Disamping itu dapat juga bersumber dari perilaku manusia itu sendiri yang kurang disiplin didalam mematuhi peraturan yang ada. Secara umum, trotoar di kota Ternate sebagai jalur transportasi pejalan kaki telah bergeser fungsinya menjadi fungsi yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana trotoar yang berfungsi sebagai jalur transportasi pejalan kaki telah beralih fungsi menjadi fungsi lain. Kata Kunci : Pelanggaran, Ekonomi, Fasilitas Pejalan Kaki
Actions (login required)
View Item |