ANALISIS KELAYAKAN USAHA SAGU KASBI SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DAN SUMBER PENGHASILAN KELUARGA DI KECAMATAN JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT

TAHA, SAFIRA APRILIANI M. (2024) ANALISIS KELAYAKAN USAHA SAGU KASBI SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DAN SUMBER PENGHASILAN KELUARGA DI KECAMATAN JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT. Sarjana thesis, Universitas Khairun.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf - Published Version

Download (171kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (305kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (202kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (218kB)
[thumbnail of SKRIPSI.pdf] Text
SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Singkong merupakan bahan pangan alternatif sebagai pengganti beras. Singkong dipilih sebagai bahan pangan alternatif karena produksi singkong di Indonesia melimpah yaitu mencapai 21 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi masyarakat terhdap sagu kasbi dan tingkat kelayakan usaha sagu kasbi. Data yang diperlukan pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel adalah sampel jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel dalam hal ini jumlah populasi pada penelitian ini berjumlah 50 orang sehingga seluruhnya dijadikan sebagai sampel. Teknik pengambilan data melalui obervasi, pengisian kuesioner dan wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis biaya, analisis penerimaan dan pendapatanserta analisis kelayakan usaha (B/C Ratio, R/C Ratio, BEP, NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return) dan Payback Period). Hasil konsumsi beras dan sagu kasbi di Kecamatan Jailolo Selatan yaitu responden mengonsumsi beras dengan frekuensi makan sebanyak 3 – 4 kali sehari mencapai 96% responden yang mengonsumsi sagu kasbi dengan frekuensi makan 5 – 6 lempeng sehari mencapai 54%. Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha berdasarkan kriteria B/C Ratio, R/C Ratio, Break Event Point, NPV, IRR dan Payback Period usaha sagu kasbi layak untuk dilakukan dengan rata-rata pendapatan yang diperoleh responden berjumlah Rp. 2.449.485/bulan dan Rp. 29.393.829/tahun dengan penerimaan sebesar Rp. Rp. 4.286.979/bulan dan Rp.51.443.749/tahun. Selanjutnya untuk nilai B/C Ratio 1 > 0, R/C Ratio 2 >1, BEP unit sebesar 5.173 unit dan BEP rupiah sebesar Rp. 8.588.397, NPV Rp. 34.037.605 > 0, IRR 18% > DR 6% dan Payback Period terjadi di tahun ke 3. Kata Kunci: Singkong,Pola Konsumsi,Biaya,Pendapatan,Kelayakan usaha

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas > Pertanian Agribisnis
Fakultas > Pertanian Agribisnis
Fakultas > Pertanian Agribisnis
Depositing User: Rini R. Thalib
Date Deposited: 20 Jan 2026 07:56
Last Modified: 20 Jan 2026 07:56
URI: http://digilib.unkhair.ac.id/id/eprint/6561

Actions (login required)

View Item View Item