SULA, SAFRIAN (2025) PENENTUAN ZONASI MANGROVE BERDASARKAN KADAR SALINITAS AIR DI DESA SIMAU KECAMATAN GALELA KABUPATEN HALMAHERA UTARA (HASIL PENELITIAN INI DI JADIKAN MODUL PERKULIAHAN PADA MATA KULIAH EKOLOGI LAHAN BASAH). Sarjana thesis, UNIVERSITAS KHAIRUN.

[thumbnail of A. COVER.pdf] Text
A. COVER.pdf - Published Version

Download (226kB)
[thumbnail of D. ABSTRACT.pdf] Text
D. ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (73kB)
[thumbnail of F. CHAPTER I.pdf] Text
F. CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (166kB)
[thumbnail of K. REFERENCES.pdf] Text
K. REFERENCES.pdf - Published Version

Download (311kB)

Abstract

Safrian Sula 2024 Penentuan Zonasi Mangrove Berdasarkan Kadar Salinitas Air. Prof. Dr. Abdulrasyid Tolangara, S.Pd., M.Si dan Dr. Arini Zahrotun Nasichah, S.Pd., M.Pd Zonasi hutan mangrove sangat dipengaruhi oleh substrat, salinitas dan pasang surut air laut serta pengaruh salinitas air. Salah satu faktor lingkungan yang sangat berpengaruh bagi pertumbuhan mangrove adalah kondisi salinitas. Modul sifatnya interaktif memudahkan dalam mempelajari materi Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zonasi mangrove berdasarkan kadar salinitas air di desa Simau Kecamatan Galela dan untuk mengetahui hasil validasi modul pembelajaran pada matakuliah ekologi lahan basah. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan survei lapangan secara eksploratif. Pengambilan data dilakukan dengan mengukur parameter lingkungan berupa kadar salinitas air, pH tanah, dan kelembaban tanah pada tiap plot pengamatan dan parameter vegetasi berupa jumlah jenis dan jumlah individu tiap jenis yang kemudian dilakukan penentuan jenis secara lengsung dilapangan. Analisa data penentuan zonasi mangrove dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi, sedangkan analisa data hasil validasi modul pembelajaran dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan zonasi mangrove berdasarkan kadar salinitas air di desa Simau Kecamatan Galela yang mana salinitas air di lokasi penelitian berkisar 20-31 ppm yang dapat dikategorikan salinitas air berada pada tingkat sedang, yang dapat mendukung pertumbuhan mangrove. Begitu pula dengan pH tanah dilokasi penelitian 3,6-6,63, sedangkan pH tanah berhubungan erat dengan aktivitas dekomposer, Pada pH asam aktivitas dekomposer sangat rendah sehinggah memicu perombakan bahan organik menjadi anorganik menjadi lambat. Kelembapan tanah yang diperoleh dari hasil pengukuran menunjukan bahwa substrat dikategorikan lembab karena di setiap plot pengamatan memiliki kesamaan. Rata-rata suhu pada lokasih penelitian 25-35 0C tergolong netral sehingga cukup baik untuk pertumbuhan mangrove. Dan modul pembelajaran yang disusun sebagai hasil penelitian ini dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai modul pembelajaran pada mata kuliah Ekologi Lahan basah karena berdasarkan hasil skor rata-rata hasil validasi pada semua aspek, baik aspek isi, tampilan maupun kegunaan masuk pada kategori valid. Kata Kunci : Zonasi mangrove, Kadar Salinitas Air dan modul pembelajaran.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > QR Biologi
Q Science > QR Biologi
Divisions: Fakultas > Pendidikan Biologi
Pendidikan Biologi
Depositing User: Rini R. Thalib
Date Deposited: 31 Jul 2026 08:21
Last Modified: 31 Jul 2026 08:21
URI: http://digilib.unkhair.ac.id/id/eprint/6725

Actions (login required)

View Item View Item