CAHYANTI M.H, CHICHI (2025) ANALISIS DAMPAK POLA ASUH SINGLE PARENT PADA PERKEMBANGAN EMOSI ANAK DI SUBAIM DESA MEKARSARI. Sarjana thesis, UNIVERSITAS KHAIRUN.

[thumbnail of A. COVER.pdf] Text
A. COVER.pdf - Published Version

Download (22kB)
[thumbnail of C. ABSTRAK.pdf] Text
C. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (226kB)
[thumbnail of E. BAB I.pdf] Text
E. BAB I.pdf - Published Version

Download (463kB)
[thumbnail of J. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
J. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (16kB)

Abstract

Chichi Cahyanti M.H, 2025. Analisis Dampak Pola Asuh Single Parent Pada Perkembangan Emosi Anak Di Subaim Desa Mekarsari. Pembimbing Fatoni Achmad, S.Pd.I., M.Pd.I dan Dr. Rosita Wondal, S.Pd.,M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pola asuh single parent pada perkembangan emosi anak di Subaim Desa Mekarsari. Jenis penelitian ini adalah mixed methods, subjek penelitian ini tiga orang tua single parent di Subaim Desa Mekarsari. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan reduksi data, kajian an kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis Dampak Pola Asuh Single parent Pada Perkembangan Emosi Anak Di Subaim Desa Mekarsari dapat disimpulkan bahwa terdapat dua bentuk bentuk pola asuh, yaitu otoriter dan demokratis yang cenderung ditrapkan oleh orang tua tunggal/single parent. Dengan nilai persentase skor tertinggi pola asuh otoriter 89,5% dan demokratis 83,8 %. Dampak dari penerapan pola asuh otoriter memunculkan empat bentuk emosi anak yaitu kenikmatan, cinta, amarah, dan kesedihan. Anak dengan pola asuh otoriter cenderung mudah marah, saat keinnginannya tidak dituruti anak akan menangis. Selain itu anak sangat bergantung pada kehadiran orang tuanya, selalu menempel dengan ibunya, ketika di tinggal walaupun hanya sebentar anak langsung menangis dengan suara kencang. Namun, walaupun demikian anak senang bergaul dan bermain dengan teman sebayanya dan suka berbagi seperti berbagi mainan dan makanan. Sedangkan dampak dari penerapan pola asuh demokratis memunculkan dua bentuk emosi anak yaitu cinta dan kenikmatan. Anak dengan pola asuh demokratis akan cenderung memiliki sikap penyayang dan penurut. Anak akan merasa senang dan gembira saat bermain dengan teman sebayanya, membagi makanan kepada semua teman-temnanya saat bermain, selalu memastikan semuanya mendapat bagian. Anak juga lebih penurut, ketika orang tuanya meminta bantuan anak akan langsung melakukannya tanpa mengeluh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > QM PG-Paud
Q Science > QM PG-Paud
Divisions: Fakultas > Pendidikan PG Paud
Fakultas > Pendidikan PG Paud
Fakultas > Pendidikan PG Paud
Depositing User: Rini R. Thalib
Date Deposited: 18 Aug 2026 06:56
Last Modified: 18 Aug 2026 06:56
URI: http://digilib.unkhair.ac.id/id/eprint/6822

Actions (login required)

View Item View Item