HAMKA, INDRIANI (2025) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MATERI PROYEK GOTONG ROYONG KEWARGANEGARAAN (Suatu Penelitian Tindakan Kelas Pada Peserta Didik Kelas X IPA SMA Negeri 35 Halmahera Selatan). Sarjana thesis, UNIVERSITAS KHAIRUN.

[thumbnail of A. COVER.pdf] Text
A. COVER.pdf - Published Version

Download (19kB)
[thumbnail of D. ABSTRAK, ABSTACT.pdf] Text
D. ABSTRAK, ABSTACT.pdf - Published Version

Download (13kB)
[thumbnail of F. BAB I.pdf] Text
F. BAB I.pdf - Published Version

Download (94kB)
[thumbnail of K. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
K. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (73kB)

Abstract

ABSTRAK Indriani Hamka Ternate, 2024: Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Materi Proyek Gotong Royong Kewarganegaraan (Suatu Penelitian Tindakan Kelas Pada Peserta Didik Kelas X IPA SMA Negeri 35 Halmahera Selatan). Dibimbing Oleh Bapak Dr. Irwan Abbas S.S., M.Hum (Pembimbing I), dam Bapak Dr. Wahyudin Noe, S.Pd.,M.Pd (Pembimbing II) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SMA Negeri 35 Halmahera Selatan, khususnya untuk siswa kelas X IPA, proyek ini bermaksud untuk menyelidiki penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions). Karena dianggap dapat membina hubungan yang konstruktif di antara para siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, dan lebih berhasil dalam meningkatkan penguasaan materi, maka dipilihlah pendekatan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Peserta didik yang menjadi subjek penelitian ini berjumlah 31 orang, yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 19 orang laki-laki, dengan karakteristik dan latar belakang yang beragam. Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran melalui refleksi yang berkelanjutan dan modifikasi yang disengaja, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Masing-masing dari dua siklus yang membentuk PTK ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode ini dipilih karena dapat memberikan kesempatan kepada peneliti dan pendidik untuk bekerja sama dalam meningkatkan proses pendidikan yang sedang berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari 31 siswa yang mengikuti tes siswa pada siklus I adalah 48. Dari jumlah tersebut, 6 siswa (19%) lulus tes, sedangkan 25 siswa (81%) tidak lulus. Berdasarkan hasil tes siswa siklus II, 29 (94%) dari 31 siswa mengikuti tes, sedangkan 2 (6%) tidak mengikuti tes. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81. Untuk kegiatan instruktur pada siklus I, saya mendapat skor 34 dengan persentase 65%, dan untuk kegiatan siswa saya mendapat skor 24 dengan persentase 46%. Pada siklus II, aktivitas instruktur mendapat skor 42 dengan tingkat keberhasilan 81%, sementara aktivitas siswa mendapat skor 83%. Hasil presentasi menunjukkan bahwa Proyek Gotong Royong Kewarganegaraan (Penelitian Tindakan Kelas pada Kelas X IPA) dapat memperoleh manfaat dari penerapan Model Pembelajaran Kooperatif STAD untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan. Di SMA Negeri 35 Halmahera Selatan, persentase siswa yang tuntas meningkat sebesar 75%, dari 31 siswa menjadi 29 siswa, atau 94%, dengan nilai rata-rata 81%. Peningkatan rata-rata dari siklus I ke siklus II adalah 33%. Kata Kunci: Pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD, Hasil Belajar peserta didik PKn

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: Q Science > QH Ppkn
Q Science > QH Ppkn
Divisions: Fakultas > Pendidikan Ppkn
Fakultas > Pendidikan Ppkn
Fakultas > Pendidikan Ppkn
Depositing User: Unnamed user with email salkin.lutfi@gmail.com
Date Deposited: 15 Sep 2026 02:39
Last Modified: 15 Sep 2026 02:39
URI: http://digilib.unkhair.ac.id/id/eprint/6972

Actions (login required)

View Item View Item